Bupati Pasuruan Gandeng BMT UGT Nusantara untuk Program Jambanisasi dan Air Bersih Warga
Bupati Pasuruan H. Mochamad Rusdi Sutejo, S.M. menyatakan kesiapannya menggandeng KSPPS BMT UGT Nusantara dalam program Jambanisasi untuk warga kurang mampu di Kabupaten Pasuruan. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan resmi di Kantor Bupati Pasuruan, Selasa (7/4/2026), yang dihadiri jajaran pengurus dan manajemen BMT UGT Nusantara serta perwakilan lembaga Water.org. Pertemuan ini menjadi titik awal kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan koperasi syariah terbesar di Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Pasuruan H. Mochamad Rusdi Sutejo didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pasuruan. Dari pihak BMT UGT Nusantara hadir Ketua Pengurus H. Abd Majid Umar, General Manager HM. Sholeh Wafie, dan Manager Bisnis M. Mahalli F. Turut hadir pula Pracihno Kurniawan sebagai WASH Facilitator dari Water.org.
Agenda utama pertemuan mencakup dua program prioritas: pembangunan jamban layak bagi warga tidak mampu serta perluasan akses air bersih melalui skema pembiayaan syariah. Pemkab Pasuruan berencana mengintegrasikan program tersebut dengan dua produk unggulan BMT UGT Nusantara, yakni Program PAS (Pembiayaan Air Bersih) bersama Water.org dan Program RTLH/Benah Rumah. Kolaborasi ini diharapkan menjangkau ribuan keluarga prasejahtera di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.
Pernyataan Bupati dan Pengurus BMT UGT
Bupati Rusdi Sutejo menegaskan bahwa program Jambanisasi merupakan kewajiban moral pemerintah untuk memastikan warga kurang mampu memiliki fasilitas sanitasi layak. "Kami berharap kolaborasi ini benar-benar bermanfaat, khususnya bagi warga Kabupaten Pasuruan. BMT UGT Nusantara adalah mitra yang tepat karena sudah terbukti dekat dengan masyarakat akar rumput," ujar Rusdi. Bupati juga menyinggung rencana pengembangan pengelolaan sampah yang selama ini belum tertata optimal, dan berharap sistem aplikasi akuntansi BMT UGT dapat diadopsi oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di wilayah Pasuruan.
Ketua Pengurus BMT UGT Nusantara H. Abd Majid Umar menegaskan bahwa lembaganya tidak semata berorientasi bisnis. "BMT UGT bergerak di dua bidang sekaligus: bisnis dan sosial. Kami siap mendukung program pemerintah daerah Kabupaten Pasuruan melalui program UGT Peduli, baik untuk UMKM maupun pembiayaan air bersih," katanya. Ia menambahkan, BMT UGT Nusantara juga siap mendampingi program lain pemkab, termasuk pembekalan pengurus dan pengelola KDKMP.
KSPPS BMT UGT Nusantara merupakan salah satu koperasi syariah terbesar di Indonesia dengan jaringan sekitar 294 cabang yang tersebar di 10 provinsi dan didukung lebih dari 1.700 karyawan. Program PAS yang diusung bersama Water.org telah memberikan akses pembiayaan air bersih dan sanitasi kepada ribuan anggota. Sementara program RTLH/Benah Rumah menyediakan skema pembiayaan renovasi rumah tak layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, bahkan program benah rumah gratis bagi masyarakat kurang mampu (mustahiq)
Rencana Tindak Lanjut
Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan penyusunan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan KSPPS BMT UGT Nusantara. Kedua pihak sepakat membentuk tim teknis yang akan merancang mekanisme pelaksanaan program Jambanisasi, penyediaan air bersih, serta pendampingan KDKMP di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi antara koperasi syariah dan pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat berbasis nilai Islam.

