Kolaborasi Gelar FGD Pengembangan BMT dan Koperasi Syariah di Era Disrupsi Digital
Era disrupsi digital adalah masa di mana teknologi digital membawa perubahan besar-besaran secara fundamental. Disrupsi digital dapat mengubah berbagai hal, seperti cara hidup, bekerja, berbisnis, dan berkomunikasi.
Beberapa hal yang terjadi di era disrupsi digital diantaranya
· Teknologi digital membuat berbagai hal menjadi lebih mudah, cepat, dan murah.
· Teknologi digital dapat menggantikan pekerjaan manusia.
· Teknologi digital membuat akses informasi dan komunikasi tidak lagi dibatasi oleh waktu dan tempat.
· Teknologi digital dapat mengubah tatanan fundamental, seperti aktivitas manusia yang bergeser dari dunia nyata ke dunia maya.
Dalam kesempatan kali ini, BMT UGT NUSANTARA, PT. USID, dan PT. Asyki berkolaborasi mengadakan FGD (Forum Group Discussion) yang bertempat di Lembah Metro Resort Batu. Acara yang dimulai pada jam 09.30 ini dibuka oleh H. Abdul Majid Umar selaku Ketua Pengurus BMT UGT NUSANTARA dan pembacaan Doa oleh KH. Muhammad Muzakki selaku Ketua Pengurus BMT DMU Podokaton.
Acara ini dilaksanakan selama 2 hari mulai 29 sampai 30 Oktober 2024 yang diikuti oleh 48 peserta dari 24 Koperasi Syariah mitra PT.USID yang tersebar di Jawa Timur dan koperasi syariah dari Makassar.
Dalam pemaparan pertama, Ust. H. Abd. Majid Umar menyampaikan “Pentingnya visi dan misi sebuah koperasi, karena dengan adanya visi dan misi koperasi maka bisa menentukan ke arah mana koperasi berjalan “.
Ia juga menambahkan bahwa tujuan diadakan FGD ini diantaranya untuk memaksimalkan potensi-potensi yang ada, baik potensi yang ada di BMT UGT Nusantara atau potensi di masing-masing koperasi yang bermitra dengan BMT UGT Nusantara melalui PT USID.
Sementara itu, Afif Pramana Dirut PT USID menjelaskan FGD ini bertujuan sebagai forum silaturahmi dengan mitra-mitra, sehingga bisa saling mengenal satu dengan yang lain. Kemudian sebagai sarana untuk memberikan masukan kepada USID sebagai pengembangan sistem sehingga aplikasi yang digunakan itu bisa disesuaikan dengan kebutuhan dari para mitra.
PT. Asyki yang juga merupakan anak usaha BMT UGT NUSANTARA yang diwakili oleh Bpk. Agus Hariadi dan Hafiludin selaku direktur kepatuhan PT. ASYKI memaparkan materi tentang literasi asuransi syariah dan mitigasi risiko pada lembaga keuangan.
Pada kesempatan kali ini Bank Muamalat Indonesia sebagai sponsor acara ini yang diwakili oleh Ibu Hengki Wijayanti dan Bapak Jihat juga membuka peluang tentang solusi digitalisasi untuk mensinergikan ekonomi syariah. Pemaparan selanjutnya disampaikan oleh PT. USID mengenalkan tentang sistem pondok pesantren atau Siponpes chasless untuk memudahkan transaksi pembayaran, ataupun kemudahan tentang pengiriman bagi wali santri, kemudahan tentang asuransi bagi santri.
Untuk menambah suasana hangat di kota dingin Batu, pada malam hari para peserta FGD dimanjakan dengan bakar jagung dan kambing guling sambil berdiskusi bersama tentang pengembangan digitalisasi ke depan.
Keesokan harinya untuk menjaga kebugaran, sebelum ditutup acara ini, para peserta berolahraga pagi dan melakukan fun game di lapangan parkir Lembah Metro Resort Kota Batu Jawa Timur.
Harapannya acara ini bisa berkelanjutan dan rutin diadakan setiap tahun, karena menurut salah satu peserta acara ini sangat bagus, banyak ilmu yang didapat sehingga bisa menambah wawasan. Selain itu juga bisa saling merekatkan silaturahmi dan sinergi antar koperasi sehingga bisa bergerak bersama memajukan dan menguatkan koperasi syariah.

