Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan, Asuransi Staco Mandiri Syariah Kunjungi BMT UGT Nusantara
Dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya edukasi tentang asuransi umum syariah, Asuransi Staco Mandiri Syariah kunjungi BMT UGT Nusantara. Kunjungan ini dilakukan sebagai pelaksanaan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 3 Tahun 2023 tentang peningkatan literasi dan inklusi keuangan di sektor jasa keuangan bagi konsumen dan masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (20/06/2024) di Kantor Pusat KSPPS BMT UGT Nusantara Pasuruan Jawa Timur sekitar pukul 14.00 WIB.
Acara ini diawali dengan pembukaan, dilanjut dengan sambutan-sambutan dari berbagai pihak dan penyampaian materi tentang asuransi umum syariah.
Saiful Arif selaku pimpinan Asuransi Staco Mandiri unit usaha syariah dalam kesempatannya menyampaikan “Pertama-pertama saya mewakili manajemen PT Asuransi Staco Mandiri Syariah mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus BMT UGT Nusantara dan Pialang Asyki atas kolaborasinya untuk mengadakan acara ini, besar harapan kami dengan diadakan acara ini para peserta dapat menambah wawasan mengenai asuransi syariah khususnya pada lini asuransi umum syariah”, ucapnya.
Sementara itu, H. Abd Majid Umar ketua pengurus BMT UGT Nusantara mengungkapkan “Kami merasa berterima kasih dan bersyukur sekali karena dari Staco Mandiri Syariah berkenan hadir dan memberikan literasi tentang asuransi syariah, kami bersama teman-teman di sini yang berada di 10 provinsi dengan jumlah 295 kantor itu adalah gerakan pemberdayaan untuk bagaimana masyarakat berdaya, mempunyai daya saing yang kuat dan tidak menjadi dhuafa. Terus terang kalau pengetahuan tentang pengelolaan keuangan dulunya kami minim sekali, tapi berkat kenekadan, alhamdulillah saat ini jadi BMT terbesar se-Indonesia, ini adalah anugerah dari Allah SWT”. Terangnya.
“Dengan memberdayakan anggota itu, ternyata tidak cukup dengan gerakan BMT saja, ternyata butuh untuk menopang risiko yang terjadi terutama dalam pembiayaan, dalam perlindungan jiwanya, hartanya, ini butuh asuransi sehingga pada saat itu kami mengasuransikan semua anggota kepada dua asuransi, hingga kemudian kami mempunyai asuransi sendiri yaitu Asuransi Syariah Keluarga Indonesia (ASYKI) bekerjasama dengan Pak Syafi’i Antonio dan Pak Agus Haryadi, lalu kemudian bikin asurnasi jiwa”, katanya.
“Saya pikir kami belum maksimal, cuman karena modal nekad tadi, sehingga kami berupaya, ayo menggandeng yang syariah, sama-sama bergandengan tangan biar yang syariah ini kuat, jangan sampai adanya syariah justru saling kanibal menjatuhkan satu dengan yang lain, harapan saya sesama syariah ayo bekerjasama bagaimana orang-orang di Indonesia ini yang tidak mengenal asuransi bisa mengenal khususnya asuransi syariah, terutama yang di pelosok desa itu membutuhkan asuransi yang benar-benar syariah dan ini memang dibutuhkan untuk mengcover usaha-usaha pemberdayaan yang dilakukan KSPPS BMT UGT Nusantara ini”, tutupnya.
Dalam kesempatan yang lain Moch. Ikrom direktur utama Pialang Asyki menyampaikan “Saya pikir dengan adanya literasi keuangan khususnya tentang asuransi umum syariah ini sangat penting dan bagus sekali, bisa memberikan pemahaman pada kita semua bahwa asuransi itu banyak jenisnya dan sebagai bagian dari manajemen risiko”, ungkapnya.
Lalu acara ini dilanjut dengan penyampaian materi tentang asuransi umum syariah oleh perwakilan Asuransi Staco Mandiri Syariah dan sesi diskusi.

