Ingin Belajar Lebih Dekat, KSPPS Abdi Kerta Raharja Tangerang Banten Kunjungi KSPPS BMT UGT Nusantara
Rabu (28/8/2024) KSPPS BMT UGT Nusantara menerima kunjungan kerja studi banding KSPPS Abdi Kerta Raharja (AKR) Tangerang Banten di Aula Lantai 3 Kantor Pusat mulai pukul 09.00 WIB hingga sore hari.
Mereka hadir lengkap mulai dari jajaran pengurus, pengawas, DPS, dan manajer. Kedatangannya diterima dengan hangat oleh H. Abd. Majid Umar ketua pengurus KSPPS BMT UGT Nusantara bersama H. Abdussalam manajer keuangan dan H. Sholeh Wafie manajer bisnis.
Selain itu kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi dan diskusi yang diisi oleh H. Abd. Majid Umar ketua pengurus, H. Abdussalam manajer keuangan, HM. Sholeh Wafie manajer bisnis, Muhammad Muclas manajer risiko, Didik Sunarko tenaga ahli SDI dan M. Imron Husnan sekretaris BMT UGT Nusantara.
Dalam kesempatannya Hj. Faridah ketua koperasi syariah AKR menyampaikan “Kami ingin lebih jauh melihat, karena kami terpesona kalau melihat KSPPS BMT UGT ini, sedangkan Kopsyah AKR umur masih kecil aset juga masih kecil, tentu memerlukan pembelajaran, oleh karena itu kami kesini ingin melihat lebih banyak hal-hal apa yang menjadikan berkembangnya lebih pesat BMT UGT Nusantara ini”, terangnya.
“Mohon maaf sekali jika pertanyaan studi banding ini banyak sekali hingga mengambil waktu yang banyak. insyaAllah semua ilmu yang bapak-bapak berikan akan menjadi amal sholehnya kelakk. Adapun beberapa materi yang ingin kami ketahui yaitu mengenai proses bisnis pembiayaan individu maupun pengembangan usaha, produk funding landing, lalu bagaimana menarik permodalan dari anggota, manajemen keuangan, manajemen pengendalian risiko termasuk pengendalian NPF, sistem pengendalian internal, efektifitas karyawan, manajemen ziswaf”, ungkapnya.
Sementara itu, H. Abdul Majid Umar dalam kesempatannya mengucapkan selamat datang di koperasi kami yang berlokasi di Desa Sidogiri ini, kalau dari luar memang kedengerannya koperasi kami sangat wah, tapi sebetulnya biasa-biasa saja, oleh karena itu kami terus berbenah memperbaiki kekurangan-kekurangan, sehingga kami bisa menyesuaikan terutama dengan perubahan dan tuntutan keadaan.
Tak lupa, ia juga menerangkan isu-isu terkini mengenai perkoperasian, di mana BMT UGT Nusantara ikut andil dalam pertemuan atau FGD Forum Koperasi Indonesia (Forkopi) yang dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi membahas tentang RUU Perkoperasian.
Selain itu, ia membahas latar belakang berdirinya BMT UGT Nusantara di mana menurut keterangannya, BMT UGT Nusantara didirikan pada 6 Juni 2000 oleh beberapa orang yang tergabung dalam kegiatan urusan guru tugas PPS yang di dalamnya berprofesi sebagai guru, pimpinan madrasah, alumni PPS, dan para simpatisan yang tersebar di wilayah Jawa Timur.
“Didasari kondisi masyarakat yang memprihatinkan pada saat itu terkait dengan masalah riba, dan kondisi guru-guru madrasah yang gajinya saat itu belum mencukupi sementara tugasnya menyampaikan ilmu ke masyarakat harus terus dilakukan. Maka untuk memberdayakan guru-guru dan memperkuat ekonomi suluruh lapisan masyarakat, didirikanlah BMT UGT Nusantara dengan modal awal 141 juta dan hingga kini asetnya telah mencapai 3,2 triliun rupiah”, tambahnya.
Setelah itu acara dilanjut dengan penyampaian materi yang dibagi beberapa sesi, sesi pertama materi tentang siklus dan alur bisnis serta pengembangan usaha oleh HM. Sholeh Wafie. Lalu dilanjut sesi kedua penyampaian materi terkait manajemen keuangan, Mengelola cash flow dan keuangan oleh H. Abdussalam.
Sesi ketiga diisi pembahasan tentang manajemen risiko yang disampaikan oleh Muhammad Muclas, di mana di dalamnya membahas tentang pencegahan, penanganan NPF, satuan pengendali internal, legal remedial, dan risiko-risiko lainnya.
Sesi keempat disampaikan oleh M. Imron Husnan yang ditenami Didik Sunarko selaku Tenaga Ahli SDI dan dilanjut dengan diskusi seputar perkoperasian dan materi-materi yang telah disampaikan.
Dari pertemuan ini diharapkan mampu memberikan hal-hal positif bagi keduanya terutama dalam memajukan koperasi syariah, selain itu kedua koperasi syariah ini berkomitmen siap berkolaborasi kedepannya.

