DR. Rizal Ramli Puji Konsep Kerja Sidogiri
DR. Rizal Ramli memuji konsep kerja ala Sidogiri (Koperasi BMT UGT Sidogiri). Pada cuitannya diakun twitternya, mantan menteri Gus Dur ini menulis, “Prinsip Sidogiri: kerja keras (fisik), kerja cerdas (fikiran) dan kerja ikhlas (hati),” tulisanya yang diposting pada Sabtu (19/1/2019).
Menurutnya, konsep “kerja, kerja, kerja” saja tanpa dilandasi dengan kecerdasan dan keihlasan, akan menimbulkan salah sasaran, beban dan pemborosan. “Bukan hanya kerja, kerja, kerja. Kerja buat siapa? Buat petani kita atau petani Thailand, Vietnam? Kerja dengan utang jor2an, sehingga jadi beban untuk generasi yad? Kerja, tapi boros?” cuitannya,
DR. Rizal Ramli memuji konsep kerja Sidogiri setelah mengikuti pemaparan materi success story Koperasi BMT UGT Sidogiri yang disampaikan oleh Ketua Pengurus Koperasi BMT UGT Sidogiri H. Mahmud Ali Zain. Kebetulan, keduanya sama-sama diundang untuk menjadi pembicara pada Halaqoh Ekonomi bertajuk “Membedah Konsep Ekonomi Gus Dur” yang digelar oleh komunitas Forum Pecinta Gus Dus di Hotel Namirah Surabaya Rabu (18/1/2019).
Saat menyampaikan success story Koperasi BMT UGT Sidogiri, H. Mahmud Ali Zain menyampaikan konsep kerja ala Koperasi BMT UGT Sidogiri sebagaimana yang ditwitt oleh DR. Rizal Ramli. “Setelah saya menyampaikan success story Koperasi BMT UGT Sidogiri, beliau memberikan tanggapan cukup positif dan bagaimana kira-kira masyarakat bisa buat gerakan ekonomi seperti yang dilakukan di Sidogiri,” tulis H, Mahmud Ali Zain.
Menurut H. Mahmud Ali Zain, konsep kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas itu dimuat dalam Anggaran Dasar sebagai etos kerja pengusaha santri. "Di Koperasi BMT UGT Sidogiri mulai pengurus, pengawas, direksi dan karyawan perlu memiliki etos kerja "tri as" (keras, cerdas, iklas) tersebut, Artinya, dalam menjalankan tugas perlu dilakukan dengan semangat yang terpadu dari tiga hal tersebut fisik, pikiran dan hati," tandasnya.

