Deputi Kemenkop UKM Apresiasi BMT UGT Nusantara: Koperasi Harus Setara dengan BUMN dan Korporasi
Pasuruan —Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 BMT UGT Nusantara yang digelar di Gedung Darmoyudo, Pasuruan, mendapat perhatian khusus dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Asisten Deputi Bidang Pengembangan SDM Perkoperasian, Nasrun Siagian, hadir mewakili Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Bapak Fery Juliantono.
Mengawali sambutannya, Nasrun menyampaikan permohonan maaf karena Wakil Menteri Koperasi tidak dapat hadir secara langsung dalam acara tersebut. “Sebenarnya, Bapak Wakil Menteri Koperasi Fery Juliantono yang dijadwalkan hadir. Namun karena satu dan lain hal, saya ditugaskan untuk mewakili beliau,” ujar Nasrun di hadapan jajaran pengurus, anggota, dan tamu undangan.
Nasrun memberikan apresiasi tinggi atas komitmen BMT UGT Nusantara yang konsisten melaksanakan RAT secara tepat waktu. “RAT adalah forum kekuasaan tertinggi dalam koperasi. Ini bukan hanya rutinitas administratif, melainkan wujud akuntabilitas dan kemandirian organisasi,” tegasnya.
Dalam pidatonya, Nasrun menegaskan bahwa ke depan koperasi harus mengambil peran lebih besar dalam perekonomian nasional. Ia merujuk pada pidato Presiden Prabowo Subianto yang secara tegas menunjukkan keberpihakan terhadap penguatan koperasi sebagai amanat konstitusi.
“Presiden sangat jelas menyatakan bahwa koperasi adalah amanat konstitusi. Tidak semua kementerian memiliki amanat itu. Karena itu, kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan ke depan lebih besar, dan koperasi harus naik kelas,” tandasnya.
Ia menambahkan, koperasi harus sejajar dengan dua pilar utama perekonomian nasional lainnya, yakni Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor korporasi. “Sebagai soko guru perekonomian, koperasi harus hadir dengan tata kelola profesional dan berkontribusi nyata,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nasrun mendorong replikasi model BMT UGT Nusantara ke berbagai daerah sebagai upaya membangun sentra ekonomi baru di tingkat lokal. Ia bahkan mengajak Ketua Pengurus BMT UGT Nusantara untuk turut serta dalam gerakan pengembangan koperasi di daerah.
“Kami ingin koperasi-koperasi seperti BMT UGT Nusantara bisa direplikasi di berbagai wilayah. Kita butuh model seperti ini agar ekonomi rakyat tumbuh dari bawah,” katanya.
Menutup sambutannya, Nasrun juga menyebut bahwa saat ini Kemenkop UKM tengah menjalankan 16 program prioritas, salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis yang diusung pemerintah pusat. Ia berharap koperasi dapat berperan aktif dalam mendukung program-program tersebut.
“Koperasi jangan hanya jadi penonton. Program seperti makan bergizi gratis adalah peluang konkret bagi koperasi untuk berkontribusi dan tumbuh bersama masyarakat,” pungkasnya.
Acara RAT BMT UGT Nusantara Tahun Buku 2024 ini tidak hanya menjadi ajang laporan pertanggungjawaban, tetapi juga momentum strategis untuk menguatkan peran koperasi dalam pembangunan ekonomi daerah dan nasional.

