BMT UGT Nusantara Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Syariah dari Kementerian Koperasi RI

Des 22, 2025 - 09:05
 503
BMT UGT Nusantara Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Syariah dari Kementerian Koperasi RI
penyerahan penghargaan oleh Menteri Koperasi Indonesia Kepada Ketua Pengurus BMT UGT Nusantara

JAKARTA - Ketua Pengurus KSPPS BMT UGT Nusantara, Ustadz H. Abdul Majid Umar, meraih penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Syariah dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi RI dalam acara Bimbingan Teknis Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Grand Mercure Jakarta Kemayoran, Minggu (21/12/2025).

Acara yang diselenggarakan oleh LPDB Koperasi bersinergi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) ini mengangkat tema "Peran Strategis Koperasi untuk Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia". Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh pimpinan koperasi syariah terkemuka di Indonesia.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam mengembangkan koperasi syariah di Indonesia. BMT UGT Nusantara merupakan salah satu koperasi syariah terbesar dengan 298 kantor cabang tersebar di 10 provinsi, mengelola aset mencapai Rp 3,6 triliun, dan memberdayakan hampir 1 juta anggota dengan jumlah karyawan sebanyak 1.745.

Di bawah kepemimpinan Ust H. Abdul Majid Umar, BMT UGT Nusantara konsisten menjalankan prinsip syariah dalam operasional dan memberikan akses pembiayaan kepada masyarakat kecil. Lembaga ini telah menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan berbasis syariah, khususnya di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Pencapaian ini menambah deretan prestasi BMT UGT Nusantara sebagai pioneer koperasi syariah di Indonesia. Penghargaan dari Kementerian Koperasi RI menjadi bukti pengakuan pemerintah atas peran strategis lembaga dalam memajukan ekonomi syariah nasional.

 

Selain penyerahan penghargaan, acara juga menghadirkan materi bimbingan teknis dari narasumber kompeten. Dr. H. Anas Al Hifni dari Kopontren Sunan Drajat, KH. Setia Irawan CEO Kopontren Al Ittifaq, dan perwakilan Koperasi Agro Niaga Jabung menjadi pembicara dalam sesi tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan ekonomi dan keuangan syariah melalui koperasi syariah yang digagas pemerintah. LPDB Koperasi sebagai penyelenggara mengundang 10 pimpinan koperasi syariah besar untuk mengikuti bimbingan teknis dan Indonesia Islamic Economic Forum (IIEF) ke-10.

Turut hadir dalam acara tersebut Eri Sudewo (Wali Amanah PBMTI), Mursida Rambe (Ketua KSPPS BMT Beringharjo), Saat Suharto (Ketua KSPPS BMT Tamzis Bina Utama), Kamaruddin Batubara (Ketua KSPPS Benteng Mikro Indonesia), serta pimpinan koperasi syariah lainnya dari berbagai daerah.

Harapan dan Doa

Atas penghargaan ini, jajaran pengurus, pengawas, dan seluruh karyawan BMT UGT Nusantara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Koperasi RI. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkhidmat mengembangkan ekonomi syariah yang adil dan memberdayakan umat.

"Penghargaan ini bukan hanya milik saya pribadi, tetapi milik seluruh keluarga besar BMT UGT Nusantara yang telah berjuang bersama membangun lembaga ini," ungkap Ust H Abd Majid.

 

Keluarga besar BMT UGT Nusantara berharap penghargaan ini menjadi awal keberkahan yang lebih besar dalam melayani masyarakat. Doa dipanjatkan agar Ust H. Abdul Majid Umar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin organisasi.

"Semoga Allah SWT senantiasa meridhai setiap langkah dan ikhtiar kita dalam membangun ekonomi umat. Semoga BMT UGT Nusantara terus menjadi wasilah kebaikan dan keberkahan bagi masyarakat luas," demikian harapan yang disampaikan.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai implementasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran koperasi syariah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis syariah di Indonesia.