BMT UGT Nusantara Paparkan Program Pembiayaan Air Bersih kepada Wakil Wali Kota Pontianak

Jan 20, 2026 - 08:18
 131
BMT UGT Nusantara Paparkan Program Pembiayaan Air Bersih kepada Wakil Wali Kota Pontianak
foto bersama wakil walikota pontianak, pihak BMT UGT Nusantara didampingi pihak water.org

PONTIANAK - General Manager KSPPS BMT UGT Nusantara HM Sholeh Wafie melaporkan hasil penjajakan kerjasama dengan PERUMDA Air Minum Tirta Khatulistiwa kepada Wakil Wali Kota Pontianak Bapak Bahasan SH, Senin (19/1/2026). Pertemuan digelar mulai jam 13.00 - 14.30 di kantor Wakil Wali Kota ini membahas program pembiayaan instalasi air bersih untuk masyarakat Kota Pontianak yang telah dibahas sebelumnya dengan pihak PDAM. Bahasan menyambut antusias rencana kerjasama tersebut.

Delegasi BMT UGT Nusantara terdiri dari HM Sholeh Wafie selaku General Manager, Miftahul Bahri Kepala Divisi Pembiayaan, M Sholihin Kepala Cabang Pontianak, dan Muzhar Wakil Kepala Cabang Kubu Raya. Turut mendampingi adalah perwakilan Water.org sebagai mitra strategis BMT, yakni Sofie Ariani (Senior Partnership Account Manager) dan Jeni Sukmara (Fasilitator).

Tim ini diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Pontianak dalam agenda silaturahmi dan koordinasi program pembangunan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Sholeh Wafie memaparkan hasil kunjungan tim ke kantor PDAM Kota Pontianak yang dilakukan pada hari yang sama. Ia menjelaskan skema pembiayaan syariah yang ditawarkan BMT UGT Nusantara untuk membantu masyarakat mengakses layanan air bersih melalui produk pembiayaan Air Bersih dan Sanitasi. Program ini ditujukan untuk memudahkan warga yang terkendala biaya instalasi awal pemasangan pipa PDAM ke rumah.

PDAM Kota Pontianak menargetkan penambahan minimal 3.200 konsumen baru pada tahun 2026 dan total 19.000 konsumen baru hingga akhir 2029. Dengan biaya instalasi yang mencapai Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per rumah, skema pembiayaan dari BMT UGT Nusantara diharapkan dapat mempercepat pencapaian target tersebut. Kerjasama ini juga sejalan dengan program pemerintah kota dalam meningkatkan akses air bersih bagi seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyatakan apresiasi tinggi terhadap inisiatif BMT UGT Nusantara. Program pembiayaan air bersih dan sanitasi dinilai sangat strategis untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Pontianak. Bahasan menegaskan dukungan pemerintah kota terhadap kerjasama yang melibatkan lembaga keuangan syariah untuk pembangunan infrastruktur dasar masyarakat.

Bahasan SH merupakan politisi yang kini memasuki periode kedua sebagai Wakil Wali Kota Pontianak. Pria kelahiran 12 Maret 1973 ini pertama kali menjabat mendampingi Wali Kota Edi Rusdi Kamtono pada periode 2018-2023. Prestasi di usia 45 tahun tersebut berlanjut dengan kembali terpilihnya Bahasan mendampingi Edi Rusdi Kamtono untuk periode 2025-2030.

BMT UGT Nusantara dengan 40 kantor di Kalimantan Barat berkomitmen menjadi mitra pembangunan daerah melalui pembiayaan produktif yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Kerjasama dengan PDAM Kota Pontianak merupakan bagian dari strategi BMT dalam memperluas layanan pembiayaan sektor infrastruktur dasar, khususnya air bersih dan sanitasi.

Kehadiran Water.org dalam program ini semakin memperkuat ekosistem pembiayaan air bersih dan sanitasi di Indonesia. Sebagai organisasi global yang berpengalaman dalam solusi pembiayaan akses air bersih, Water.org memberikan pendampingan teknis dan strategis kepada BMT UGT Nusantara dalam mengembangkan produk pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Hasil pertemuan dengan Wakil Wali Kota Pontianak ini akan memperkuat langkah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BMT UGT Nusantara dan PERUMDA PDAM Kota Pontianak. Dengan dukungan pemerintah kota, implementasi program pembiayaan instalasi air bersih diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran untuk menyejahterakan masyarakat Pontianak.