BMT UGT Dapat Sertifikat IMS

Mar 24, 2014 - 00:00
 68
BMT UGT Dapat Sertifikat IMS

Koperasi BMT UGT Sidogiri telah mendapatkan sertifikat Islamic Microfinance Standard (IMS) dari Perhimpunan BMT Indonesia. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua MPP Perhimpunan BMT Indonesia Drs. H. Jularso kepada Direktur Kepatuhan Koperasi BMT UGT Sidogiri Aunurrahman di Jakarta baru-baru ini.

Dengan menerima sertifikat Islamic Microfinance Standard menunjukkan bahwa kinerja Koperasi BMT UGT Sidogiri telah memenuhi kualifikasi standarisasi yang ditetapkan oleh Perhimpunan BMT Indonesia. “Standirisasi yang dimaksud yaitu standar operasional prosedur (SOP), sumber daya manusia (SDM) hingga laporan keuangan,” kata Aunurrahman.

Dalam menilai standarisasi BMT Perhimpunan BMT Indonesia bekerjasama dengan Karim Consulting Indonesia untuk  memberlakukan standardisasi terhadap BMT yang berada di bawah naungan perhimpunan. Standardisasi diharapkan dapat meningkatkan kapasitas BMT sekaligus memberikan kenyamanan kepada pengguna jasa BMT.

“Sertifikat Islamic Microfinance Standard diberikan secara berkala kepada setiap BMT yang berada dalam naungan Perhimpunan BMT Indonesia. Untuk sertifikat yang diberikan kepada Koperasi BMT UGT Sidogiri berlaku sampai dengan 01 Desember  2015,” paparnya.

Pendiri Karim Consulting Indonesia Adiwarman Karim menyebutkan, standardisasi yang diberlakukan kepada anggota Perhimpunan BMT Indonesia termaktub dalam Islamic Microfinance Standard (IMS). Karena itu, keberadaan standar diperlukan, sebab apabila terdapat BMT yang tidak memenuhi standar, seluruh BMT bisa dianggap tidak memiliki standar.

 "Makanya kita coba buat IMS ini.  Supaya semuanya sama dan semua orang yang akan pergi ke BMT merasakan yang sama," ujar Adiwarman seperti dilansir oleh Republika Online beberapa waktu yang lalu. Mokh. Syaiful Bakhri

Foto: Direktur Kepatuhan Aunurrahman