SHU BMT UGT Capai Target

Feb 5, 2014 - 00:00
 128
SHU BMT UGT Capai Target

Berikut tanggapan Pengurus Koperasi BMT UGT Sidogiri yang disampaikan oleh Sekretaris Pengurus Koperasi BMT UGT Sidogiri A. Thoha Putra terhadap dua hal yang saat ini sedang berkembang dan menjadi pembicaraan hangat di antara anggota koperasi. Pertama,  perihal ketidakjelasan sebagian anggota terhadap harga jual SMK yang terdapat perbedaan antara anggota lama dengan anggota baru. Untuk anggota baru harga jual SMK (Sertifikat Modal Koperasi) tiap lembarnya Rp 55.000 sedang anggota lama dijual dengan harga Rp 50.000.

Kedua, perihal beredarnya isu bahwa SHU yang akan diberikan oleh Koperasi BMT UGT Sidogiri pada saat RAT tahun buku 2013 nanti sebesar 12 persen. Padahal, amanah dari anggota kepada pengurus koperasi menargetkan SHU yang diberikan kepada anggota bersih setelah pajak dan zakat sebesar 18 persen. Sedangkan, pengurus masih belum mengeluarkan keputusan resmi soal besaran SHU karena masih menunggu keputusan RAT tahun buku 2013 yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 22 Februari mendatang.

Bagaimana tanggapan pengurus terhadap anggota baru yang masih belum paham  dengan SMK yang terdapat selisih harga Rp 5.000 bagi anggota baru dibandingkan anggota lama sehingga muncul kesan sementara bahwa simpanan mereka mendapat potongan?

Saat ini Koperasi BMT UGT Sidogiri mulai menerapkan Undang-Undang No. 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Kalau dulu dalam koperasi dikenal adanya istilah simpanan pokok dan simpanan wajib, maka dalam undang-undang yang baru berubah menjadi setoran pokok anggota dan sertifikat modal koperasi (SMK).

Sekarang ini model SMK sudah mulai diterapkan di Koperasi BMT UGT Sidogiri sehingga untuk tahun ini anggota itu bukan menyimpan dana  tetapi membeli atau menjual SMK. Harga per lembar SMK untuk anggota baru adalah Rp 55.000 per lembar. Dari harga Rp 55.000 tersebut,  untuk tahun yang akan datang bisa saja naik menjadi Rp 60.000 sesuai dengan kesepatakan pengurus yang disetujui oleh anggota.  Sedangkan untuk anggota lama atau syarikul qodim harga per lembarnya Rp 50.000.

Kenapa harganya berbeda dangan anggota baru?

Karena ada prioritas bagi anggota lama yang  sudah menjadi anggota koperasi selama sekian tahun. Tentu saja, perlakuannya perlu dibedakan antara anggota lama dan anggota baru. Keputusan soal harga SMK bagi anggota baru sebesar Rp 55.000 itu merupakan keputusan rapat anggota yang dihadiri oleh ketua kelompok anggota.

 Bagaimana perhitungan SHU nantinya?

Untuk SHU nanti menghitungnya bukan dengan nominal Rp 55.000 atau Rp 50.000, tetapi berdasarkan lembar saham yang dimilikinya. Misalnya per lembarnya menghasilkan Rp 100.000, maka berapa lembar yang dimiliki tinggal mengalikan saja.

Bagaimana dengan isu SHU 12 persen yang beredar?

Sebenarnya pengurus belum mengeluarkan laporan resmi berapa besarnya SHU yang akan diberikan kepada anggota. Soalnya, pengumuman resmi berapa besar SHU yang akan diberikan kepada anggota masih menunggu keputusan resmi persetujuan anggota dalam RAT tahun buku 2013 yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Februari mendatang.

Bagaiama gambaran SHU yang akan diberikan kepada anggota. Apakah sudah mencapai target 18 persen?

Yang jelas untuk saat ini sudah melebihi dari target yang diamanahkan anggota kepada pengurus yaitu 18 persen yang diterima anggota.  SHU yang berhasil dihimpun saat ini sudah melebihi dari 18 persen yaitu lebih sekian persen dari target 18 persen.  Minimal SHU itu adalah sesuai dengan apa yang diamanahkan oleh anggota yaitu 18 persen.  Sekalipun tidak mencapai target, misalnya hanya mencapai 12 persen sebagaimana yang diisukan sekarang ini, maka pengurus akan menetapkan batas 18 persen.

 Dari mana dana 18 persen itu apabila SHU yang diperoleh cuma 12 persen?

Ada beberapa sistem penetapam SHU netto yang akan diberikan kepada anggota apabila tidak mencapai target. Pertama, gaji direksi dan manajer dipotong 15% sesuai dengan deposit tiap bulannya. Kedua, jasa pengurus di akhir tahun. Bila belum sampai, baru mengambil dana cadangan.

Berarti SHU yang akan diberikan lebih dari 18 persen?

Alhamdulillah, sekarang sudah mencapai lebih dari 18 persen yang akan diterima anggota sehingga tidak ada yang dipotong termasuk dana cadangan yang diputuskan oleh anggota bila SHU tidak mencapai target meski untuk mencapai angka tersebut cukup berat karena dana yang masuk melebihi target yang semula ditargetkan Rp 50 miliar ternyata realisasinya Rp 97 miliar. Hal ini yang mengharuskan pengurus kerja ekstra keras agar tidak terjadi idle money atau uang diam. Di samping itu, pembukaan cabang baru terkendala oleh waktu dan kadang perizinan di daerah berkenaan dengan diberlakukannya otonomi daerah.

Jadi tidak benar adanya isu bahwa SHU Koperasi BMT UGT itu 12 persen. Namun, semua itu masih menunggu hasil keputusan saat RAT nanti. Kalau sudah diputuskan 18 lebih sekian persen, maka itulah SHU yang akan diberikan kepada anggota.