Raker Divisi Baitul Maal 2026 Jadi Momentum Penguatan Program Sosial KSPPS BMT UGT Nusantara melalui UGT Peduli
Rapat Kerja Divisi Baitul Maal KSPPS BMT UGT Nusantara Tahun Buku 2026 sukses digelar pada Kamis, 1 Januari 2026, bertempat di Villa Syariah Nusantara, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Baitul Maal KSPPS BMT UGT Nusantara dalam memperkuat peran dan arah strategis pengelolaan dana sosial berbasis syariah di awal tahun 2026.
Rapat kerja tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus, kepala divisi dan staf Baitul Maal KSPPS BMT UGT Nusantara. Kehadiran seluruh unsur pimpinan dan pelaksana ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun tata kelola Baitul Maal yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kebermanfaatan umat.
Agenda rapat kerja difokuskan pada evaluasi program dan kinerja Baitul Maal pada tahun sebelumnya, sekaligus penyusunan rencana kerja, kebijakan strategis, serta target penghimpunan dan pendistribusian dana sosial, zakat dan infak karyawan atau anggota pada Tahun Buku 2026. Diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif, dengan menekankan pentingnya inovasi program, penguatan akuntabilitas, serta peningkatan dampak sosial yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, ketua pengurus KSPPS BMT UGT Nusantara H. Abd Majid Umar menegaskan bahwa Baitul Maal memiliki peran strategis sebagai ruh sosial koperasi syariah. Oleh karena itu, setiap program yang dirancang harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, mendorong pemberdayaan ekonomi umat, serta menjadi sarana dakwah sosial yang membawa nilai-nilai keadilan, kepedulian, dan kebersamaan.
Sementara itu, Moh Aunur Rahman Kepala Divisi Baitul Maal berkomitmen untuk menata kembali terkait pencatatan keuangan, prosedur pengajuan, penyaluran, SOP, SOM dan lain sebagainya. Ia juga memastikan program untuk tahun 2026 disusun sesuai kebutuhan mengacu pada hasil evaluasi program UGT Peduli di tahun 2025.
Dengan terselenggaranya Rapat Kerja Baitul Maal Tahun Buku 2026, KSPPS BMT UGT Nusantara optimistis dapat meningkatkan peran sosialnya secara signifikan. Ke depan, program UGT Peduli diharapkan tidak hanya menjadi pengelola dana sosial, tetapi juga motor penggerak perubahan yang mampu menghadirkan keberkahan, kemandirian, dan kesejahteraan bagi umat secara luas.

