QTS Kukuhkan 32 Operator Desa Baru
Qoryah Thoyyibah Sidogiri (QTS) merekrut 32 operator desa baru yang akan menjadi pendamping para kepala desa dalam membangun desa mereka masing-masing. Pengukuhan para operator desa baru itu dilakukan oleh Direktur QTS H. Mahmud Ali Zain Selasa (19/5/2015) di Aula Koperasi BMT Maslahah Jawa Timur.
“Pada tahun 2015 ini Qoryah Thoyyibah Sidogiri akan menggarap 32 desa di kecamatan Kraton, Rembang, Pohjentrek dan Wonorejo. Karena itulah, melalui bantuan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Sidogiri Pasuruan Barat, merekrut 32 operator desa baru untuk setiap desa binaan,” papar H. Mahmud Ali Zain saat memberikan sambutan sebelum acara pengukuhan.
Turut hadir dalam acara pengukuhan para operator desa baru antara lain Wakil Direktur QTS H. Bashori Alwi, M.Pd, Bendahara QTS HM. Dumairi Nor, Manager Sosial dan Budaya H. Abdul Wahid, Manager Ekonomi dan Bisnis H. Abdulloh Shodiq, dan Manager Pendidikan dan Lingkungan H. Mokh. Syaiful Bakhri, serta para operator dari desa Sidogiri, Jeruk dan Karanganyar.
Menurut H. Mahmud Ali Zain, pada tahun 2014 QTS hanya membina 4 desa di kecamatan Kraton yaitu desa Karanganyar, Ngempit, Sidogiri dan Jeruk. Namun pada tahun 2015 QTS memperluas cakupan binaan desa menjadi 32 desa dari kecamatan Kraton, Rembang, Pohjentrek dan Wonorejo. “Untuk itulah, kami merekrut 32 operator desa baru yang berasal dari masing-masing desa binaan,” jelas H. Mahmud Ali Zain.
Lebih jauh H. Mahmud Ali Zain menjelaskan, para operator desa memiliki tiga fungsi yaitu fungsi mediator, fungsi fasilitator dan fungsi motivator. “Kami berharap para operator desa yang baru dapat membantu Qoryah Thoyyibah Sidogiri dalam mengurangi empat hal yaitu angka pengangguran, kemiskinan, kriminalitas dan putus sekolah di desa mereka masing-masing. Selain itu, para operator desa diharapkan mampu menambah satu hal yaitu kesejahteraan masyarakat desa,” paparnya.
Mokh. Syaiful Bakhri

