Oleh-oleh dari Jaras 2014
Bulan November 2014 lalu merupakan bulan yang sangat sibuk bagi pengurus Koperasi BMT UGT Sidogiri. Sejak awal sampai akhir November mereka disibukkan dengan kegiatan Jaring Aspirasi (Jaras) dengan para anggota Koperasi BMT UGT Sidogiri yang ada di 10 provinsi di Indonesia. Untuk itu, pengurus Koperasi BMT UGT Sidogiri berbagi tugas untuk bisa bertemu langsung dengan para anggota. Sebagian pengurus ditugaskan di wilayah Jatim dan sebagian lainnya di luar Jatim,
Jaras merupakan bentuk Rapat Anggota yang diisi dengan pemberian informasi dari Pengurus Koperasi BMT UGT Sidogiri kepada seluruh anggota koperasi atas aktifitas yang dilaksanakan hampir satu tahun ini sekaligus memberi kesempatan kepada anggota untuk menyampaikan aspirasinya atas kegiatan koperasi sebagai evaluasi atas kegiatan yang lalu dan mengusulkan program untuk tahun yang akan datang.
Ada beberapa agenda penting yang dilaksanakan dalam forum Jaras kali ini. Yaitu foto anggota, pendataan ulang anggota dan pemilihan ketua kelompok. Untuk pemilihan ketua kelompok anggota perlu dilakukan untuk memenuhi kekurangan ketua kelompok. Misalnya, untuk Jaras 2014 yang dilaksanakan di Pasuruan yang di gelar di GOR Kota Pasuruan dan GOR Raci Bangil.
Jumlah seluruh anggota di Pasuruan tercatat sebanyak 1879 orang. Sementara jumlah ketua kelompok anggota yang ada hanya 6 orang. Oleh karena itu, dilakukan pemilihan ketua kelompok baru sebanyak 15 orang sehingga jumlah keseluruhan ketua kelompok anggota di Pasuruan sebanyak 21 orang. Hal itu sudah sesuai dengan kebutuhan jumlah kelompok anggota di mana untuk setiap 100 anggota diwakili oleh 1 orang ketua kelompok anggota.
Jumlah seluruh anggota Koperasi BMT UGT Sidogiri kini telah mencapai 11.594 orang anggota, Pada tahun yang lalu jumlahnya sekitar 8000 orang anggota. Karena itulah, dalam Jaras 2014 ini diadakan pemilihan ketua kelompok anggota baru untuk memenuhi rasio kecukupan jumlah ketua kelompok dibandingkan dengan jumlah anggota.
Selain agenda tersebut, dalam forum Jaras ketua kelompok anggota lama dan yang baru terpilih memimpin kegiatan jaring aspirasi. Pada kegiatan ini, anggota Koperasi BMT UGT Sidogiri mendapat kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, usulan maupun masukan terhadap pengurus, pengawas dan karyawan. Beberapa pertanyaan yang disampaikan anggota langsung mendapat tanggapan dari pengurus yang hadir.
Jaras juga dijadikan ajang oleh pengurus untuk menyampaikan beberapa hal penting seputar perkembangan terakhir Koperasi BMT UGT Sidogiri. Di antaranya, pengurus menyampaikan telah memproses perpindahan alih bina dari Provinsi Jatim ke Tingkat Nasional kepada kementrian koperasi dan UKM namun sampai bulan September 2014 belum selesai terutama terkait dengan pembatalan UU RI No.17/2012 oleh Mahkamah Konstitusi tentang perkoperasian sehingga diberlakukan kembali UU RI No. 25/1992.
Selain itu, dengan kembalinya ke UU RI No. 25/1992, pengurus menyampaikan perlu ada perubahan disana sini yang harus dilakukan antara lain semula diputuskan ada istilah SMK (Sertifikat Modal Koperasi) model saham maka kembali ke istilah Simpanan Anggota.Kemudian, Setoran Pokok yang ditetapkan sebesar Rp 60.000,- sebagai tabarru’/ hibbah dari anggota tetap menjadi tabarru’/hibbah dan masuk dalam kelompok milik bersama yakni tidak dikembalikan kepada masing-masing anggota.
Untuk kegiatan RAT 2014 yang akan dilaksanakan rencananya akan dilaksanakan pada Pebruari 2015 menggunakan dengan sistem delegasi yakni dihadiri oleh 10% dari Jumlah anggota. Anggota yang menjadi delegasi dalam RAT 2014 akan tetapkan dengan cara diundi dihadapan Ketua Kelompok Anggota, Perwakilan Pengurus dan Kepala Cabang setempat.
Mokh. Syaiful Bakhri

