JAMBORE NASIONAL KEHUMASAN KOPERASI
BMT UGT NUSANTARA mendapatkan undangan kehormatan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI dalam acara “Jambore Nasional Kemenkop UKM 2021” pada tanggal 17 hingga 19 Desember 2021 di Desa Sakerta Timur Kab. Kuningan Prov. Jawa Barat.
BMT UGT NUSANTARA mendapatkan undangan kehormatan dalam acara Jambore Nasional Kehumasan Koperasi kali ini dari 13 Koperasi Simpan Pinjam yang diundang. BMT UGT NUSANTARA juga oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI diharapkan menjadi salah satu role model dan inspirasi gerakan berkoperasi oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangka mengembangkan usaha sehingga bisa lebih maju dan sejahtera.
Dalam acara tersebut, Pihak Kementerian Koperasi dan UKM RI menggandeng Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah, Perdagangan Dan Perindustrian (DISKOPDAGPERIN) Kabupaten Kuningan sebagai panitia penyelenggara juga didukung oleh Media Indonesia. Adapun acara utama dalam agenda Jambore Nasional tersebut ada 2. Pertama, Pelatihan Materi Kehumasan dan Jurnalistik. Kedua, Expo UMKM dan Pesona Kopi Kuningan Menuju Pasar Global.
Jambore Nasional Kehumasan Koperasi dan UMKM Tahun 2021 ini diikuti 13 Koperasi Simpan Pinjam, masing-masing mengirimkan maksimal 2 orang utusan. Dan juga diikuti 16 Perguruan Tinggi, masing-masing mengirimkan maksimal 3 orang utusan yang aktif di bidang kehumasan dan Koperasi Mahasiswa (KOPMA). Pengurus BMT UGT Nusantara mengutus 2 orang salah satunya Manager Bisnis, yaitu HM. Sholeh Wafi.
Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Ir. Arif Rahman Hakim, M.S. dan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH. MH.
Dalam sambutannya, Sesmenkop UKM berharap agar pelaku UMKM mendapatkan akses kemudahan dari berbagai pihak baik pemerintah maupun lembaga keuangan. Untuk itu, pelaku UMKM diharapkan ikut gerakan koperasi dalam rangka pengembangan usaha dan perluasan jaringan. Keberadaan Koperasi Simpan Pinjam selain membantu permodalan juga ikut memberikan bimbingan kepada para anggotanya sehingga keberadaan Koperasi Simpan Pinjam turut serta dalam menumbuhkan wirausaha produktif.
Tidak hanya itu, Sesmenkop UKM berharap Koperasi Simpan Pinjam dapat membantu pelaku UMKM untuk berkembang dan memperluas jangkauan pemasaran sehingga tidak bermain di tingkat lokal saja namun juga merambah pasar nasional bahkan internasional.
Lebih lanjut dalam sambutannya, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM menganggap bahwa Koperasi Simpan Pinjam yang mengirimkan utusannya dalam acara ini adalah role model sebagai penggerak kemajuan UMKM di tingkat nasional. Koperasi Simpan Pinjam harus memiliki kehumasan yang dapat mensinergikan para anggotanya sehingga usaha yang digeluti anggota bisa saling mendukung dan saling menopang antar satu sama lainnya.
Senada dengan Sesmenkop UKM, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH. MH. dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui Materi Kehumasan dan Jurnalistik ini, para peserta pelatihan khususnya utusan dari Koperasi Simpan Pinjam diharapkan memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk membantu pengembangan usaha anggota-anggotanya dengan memperluas jejaring anggota dan membangun branding serta pemasaran secara digital.
BMT UGT NUSANTARA SALAH SATU ROLE MODEL
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM menjadikan BMT UGT NUSANTARA sebagai role model Koperasi Simpan Pinjam yang memiliki jaringan yang luas dengan 290 unit yang tersebar di 10 Provinsi. Beliau optimis BMT UGT NUSANTARA bisa lebih baik lagi jika mampu mensinergikan dan mengembangkan jejaring pemasaran usaha para anggotanya. Arahan Sesmenkop UKM kepada Koperasi Simpan Pinjam sebagai berikut:
Manfaatkan Jejaring Anggota
Melalui bank data usaha anggota, lakukan pemetakan berdasarkan jenis usaha, wilayah, dan tingkat produksi.
Manfaatkan Platform Digital
Memiliki media publikasi yang baik dengan berbagai platform dengan memperkenalkan usaha para anggota sekaligus dapat membangun citra positif dari perkembangan usaha para anggota.
“Koperasi Simpan Pinjam Harus Bisa Mensinergikan Antar Anggotanya”
CATATAN-CATATAN
Langkah-langkah yang bisa dilakukan Koperasi Simpan Pinjam dalam rangka mendukung UMKM sebagai berikut:
- Membantu pemasaran dan publikasi melalui digital marketing
- Mendorong formalisasi usaha UMKM
- Bimbingan SDM, kualitas produk, dan desain kemasan
- Melakukan pemetakan berdasarkan jenis usaha
- Menumbuhkan budaya kegotong-royongan antar anggota dan pelaku UMKM
- Gerakan berkoperasi maju menuju Digital Management
- Diklat kewirausahaan dan digital marketing
FUNGSI KEHUMASAN MENURUT SESMENKOP UKM:
- Merupakan ujung tombak koperasi dalam membangun branding
- Membangun kekuatan berbasis jaringan
- Membangun sinergitas antar koperasi dalam kemitraan bisnis baik pemasaran, maupun kualitas kemasan dan kapasitas produksi
Keterangan Foto:
Manager Bisnis BMT UGT NUSANTARA, HM. Sholeh Wafi (tengah) menerima hadiah buku dari panitia penyelenggara Jambore Nasional Gerakan Koperasi dan UMKM 2021 di Kuningan Jawa Barat. (foto dokumen internal)

