Jadi Rujukan Akademisi

Jan 30, 2014 - 00:00
 45
Jadi Rujukan Akademisi

Sudah beberapa kali Koperasi BMT UGT Sidogiri mendapat kunjungan dari kalangan akademisi yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia. Kalangan akademisi kampus sangat tertarik untuk melihat dan mendapat informasi secara langsung dari Direksi dan Pengurus Koperasi BMT UGT Sidogiri perihal kiat kesuksesan mereka dalam mengembangkan koperasi syariah berbasis pesantren.

Yang berkunjung bukan hanya datang dari kalangan mahasiswa dari salah satu Perguruan Tinggi saja, melainkan juga dari kalangan dosen. Mereka datang untuk melakukan studi banding tentang aplikasi konsep syariah dalam bidang ekonomi yang berhasil diterapkan oleh Koperasi BMT UGT Sidogiri. Selain itu, juga untuk mengumpulkan data pendukung dalam  penulisan skripsi maupun tesis. Bahkan, terutama dari kalangan mahasiswa, melakukan praktik kerja lapang atau magang di salah satu kantor cabang Koperasi BMT UGT Sidogiri.

Beberapa waktu yang lalu, Koperasi BMT UGT Sidogiri mendapat kunjungan dari Dr. Raditya Sukmana, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya. Kedatangannya di Koperasi BMT UGT Sidogiri didampingi oleh Direktur BPRS UMMU Pasuruan Abdus Salam, SE.I.

“Saya sedang mempersiapkan materi untuk dipresentasikan di Pakistan. Karena itu, saya berkunjung ke sini untuk mengumpulkan bahan-bahan tentang keberhasilan micro finance syariah di Sidogiri khususnya Koperasi BMT UGT Sidogiri.  Saya anggap, ini merupakan satu-satunya di dunia yang berhasil mengembangkan micro finance syariah dari kalangan pesantren,” papar dosen yang meraih master dari kampus GSU Amerika Serikat ini.

Saat berkunjung ke Koperasi BMT UGT Sidogiri ini Dr. Raditya Sukmana diterima oleh Ketua Pengurus Koperasi BMT UGT Sidogiri H. Mahmud Ali Zain didampingi oleh Direktur Utama Koperasi BMT UGT Sidogiri Abdul Majid Umar. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Raditya Sukmana berkesempatan untuk menyampaikan respon positif dan ketakjuban dari kalangan akademisi terhadap keberhasilan pengembangan micro finance syariah yang berbasis pesantren.

Ingin Terjemahkan Buku

Selain itu, Dr. Raditya Sukmana bertemu dengan penulis buku Sukses Ekonomi Syariah di Pesantren Mokh. Syaiful Bakhri yang terbit pada tahun 2011. Buku tersebut merupakan revisi dari buku Kebangkitan Ekonomi Syariah di Pesantren yang terbit pada tahun 2004. Buku tersebut menjadi rujukan para akademisi yang menulis masalah kebangkitan ekonomi syariah di kalangan pesantren.

Dalam pertemuan dengan penulis yang mengungkap keberhasilan tiga koperasi berbasis pesantren di Sidogiri yaitu Kopontren Sidogiri, Koperasi BMT Maslahah dan Koperasi BMT UGT Sidogiri ini, dia menyatakan keinginannya untuk menterjemahkan buku Sukses Ekonomi Syariah di Pesantren ke dalam bahasa Inggris.

“Kalau diizinkan saya ingin menterjemahkan buku Sukses Ekonomi Syariah di Pesantren  dalam bahasa Inggris. Sukses Sidogiri dalam mengembangkan micro finance syariah sangat penting untuk disebarluaskan kepada dunia internasional untuk dijadikan sebagai model pembedayaan masyarakat miskin di berbagai belahan dunia,” kata Dr. Raditya Sukmana yang meraih gelar doktor ekonomi di IIUM Malaysia ini.

Menurutnya, dunia internasional terutama di negara-negara yang penduduknya Muslim seperti Pakistanperlu mendapat informasi tentang keberhasilan mengembangkan micro finance syariah sebagaimana yang dilakukan oleh koperasi di Sidogiri. Soalnya, selama ini belum ada model keberhasilan pengembangan micro finance syariah yang berbasis pesantren. “Karena itu, Sidogiri dapat menjadi model bagi dunia dalam mengembangkan micro finance syariah,” tandasnya.