BMT UGT Nusantara Laporkan Rencana Kerjasama PDAM kepada Wakil Bupati Kubu Raya

Jan 20, 2026 - 13:44
 116
BMT UGT Nusantara Laporkan Rencana Kerjasama PDAM kepada Wakil Bupati Kubu Raya
foto bersama tim BMT UGT Nusantara, Water.org dan Wakil Bupati Kubu Raya Kalimantan Barat

KUBU RAYA - Tim KSPPS BMT UGT Nusantara melakukan silaturahmi ke kantor Wakil Bupati Kubu Raya, Selasa (20/1/2026). Kunjungan ini untuk melaporkan hasil penjajakan kerjasama dengan PERUMDA Tirta Raya Kabupaten Kubu Raya dalam program pembiayaan instalasi air bersih untuk masyarakat. Wakil Bupati H. Sukiryanto, S.Ag menyambut baik rencana kerjasama tersebut dan memberikan apresiasi kepada BMT UGT Nusantara atas kontribusinya dalam melayani masyarakat Kubu Raya.

Delegasi BMT UGT Nusantara dipimpin langsung oleh General Manager HM Sholeh Wafie, didampingi Miftahul Bahri Kepala Divisi Pembiayaan, M Sholihin Kepala Cabang Pontianak, Mahmudi Kepala Cabang Kubu Raya, Muzhar Wakil Kepala Cabang Kubu Raya, dan Abdurrahman Kepala Cabang Pembantu Teluk Pakedai. Turut hadir perwakilan Water.org yakni Sofie Ariani (Senior Partnership Account Manager) dan Jeni Sukmara (Fasilitator). Dalam pertemuan ini juga hadir Kepala Desa Madura Kecamatan Teluk Pakedai, Bapak Jatim.

Dalam pertemuan tersebut, General Manager HM Sholeh Wafie memaparkan hasil kunjungan kerja tim ke kantor PERUMDA Tirta Raya yang dilakukan pada hari yang sama. Ia menjelaskan program pembiayaan syariah untuk membantu masyarakat Kabupaten Kubu Raya mengakses layanan air bersih melalui produk Air Bersih dan Sanitasi BMT UGT Nusantara.

PDAM Tirta Raya menargetkan penambahan 25.000 pelanggan baru hingga tahun 2029 dengan fokus pada empat desa di Kecamatan Sungai Kakap, yakni Desa Rengas Kapuas, Desa Pal Sembilan, Desa Sungai Kakap, dan Desa Perdamaian. Dengan biaya penyambungan mencapai Rp1,5 juta per rumah, skema pembiayaan dari BMT UGT Nusantara diharapkan dapat mempercepat pencapaan target PDAM.

Sholeh Wafie juga menyampaikan bahwa kerjasama ini tidak hanya fokus pada pembiayaan instalasi untuk pelanggan baru, tetapi juga program tabungan harian untuk pelanggan PDAM eksisting. Program ini memungkinkan masyarakat menabung secara rutin dan melakukan pembayaran tagihan PDAM melalui aplikasi Mobile UGT yang akan diintegrasikan dengan sistem billing PDAM.

Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto memberikan apresiasi tinggi kepada BMT UGT Nusantara. "Kami sangat mengapresiasi kehadiran BMT UGT Nusantara yang memiliki 7 kantor layanan di Kabupaten Kubu Raya. BMT telah banyak membantu warga kami dalam layanan simpan pinjam pembiayaan dengan pola syariah," ujar Sukiryanto.

Pria kelahiran 17 Januari 1968 ini menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program pembiayaan air bersih dan sanitasi. Sukiryanto juga menyampaikan harapannya agar ke depan BMT UGT Nusantara dapat mengembangkan kerjasama yang lebih luas dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam pengembangan usaha di berbagai sektor produktif.

Kepala Desa Madura Kecamatan Teluk Pakedai Jatim menyampaikan kebutuhan spesifik wilayahnya. "Kami berharap bisa bekerjasama dengan BMT UGT Nusantara untuk pembiayaan pengadaan tandon tadah hujan bagi masyarakat Desa Madura," ungkap Jatim. Permintaan ini sejalan dengan program Penampungan Air Hujan (PAH) yang telah ditawarkan BMT kepada Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang dan Desa Punggur besar Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.

Program pengadaan tandon tadah hujan menjadi solusi bagi desa-desa yang belum terjangkau jaringan PDAM atau mengalami kesulitan akses air bersih. Sistem Penampungan Air Hujan (Rainwater Harvesting) dapat menjadi alternatif penyediaan air bersih yang berkelanjutan dengan biaya operasional rendah.

BMT UGT Nusantara saat ini mengoperasikan 7 kantor di Kabupaten Kubu Raya. Jaringan kantor yang luas ini memudahkan akses masyarakat untuk memanfaatkan layanan pembiayaan produktif, termasuk program air bersih dan sanitasi yang akan segera diluncurkan.

Kehadiran Water.org dalam pertemuan ini semakin memperkuat sinergi antara lembaga keuangan mikro, pemerintah daerah, dan organisasi internasional dalam menyediakan akses air bersih dan sanitasi yang terjangkau. Water.org memberikan pendampingan teknis kepada BMT UGT Nusantara dalam mengembangkan produk pembiayaan sektor air bersih yang berkelanjutan.

Hasil pertemuan dengan Wakil Bupati Kubu Raya ini membuka peluang kerjasama yang lebih luas. Selain penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PERUMDA Tirta Raya, BMT UGT Nusantara juga akan mengeksplorasi kemungkinan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam berbagai program pengembangan usaha produktif.

Dengan dukungan pemerintah daerah, implementasi program pembiayaan instalasi air bersih, program tabungan harian pelanggan PDAM, serta pembiayaan pengadaan tandon tadah hujan diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kubu Raya.