Alumni Pesantren Perlu Himpun Dana untuk Bisa Jadi Investor
Ketua Pengurus Koperasi BMT UGT Sidogiri H. Mahmud Ali Zain menyampaikan bahwa alumni pondok pesantren harus bisa menjadi investor dan mendukung usaha syariah yang dikelola oleh para aktivis dan alumni pondok pesantren.
“Alumni pesantren itu jumlahnya banyak. Mereka perlu untuk menyatu dalam berjuang. Ayo himpun dana untuk menjadi investor. Kita tidak perlu hanya iri atas prestasi mereka yang berhasil menjadi investor. Marilah berjuang agar kita bisa menyamai prestasi mereka,” tandasnya sebagaimana disampaikan dalam grup WA Alumni Sidogiri Ahad (30/12/2018).
Untuk itu, dia mengajak para alumni terutama alumni Pondok Pesantren Sidogiri untuk mendukung capaian prestasi yang berhasil diupayakan oleh Kopontren Sidogiri dan mendukung alumni yang sedang membangun “Koperasi Syariah 212”.
“Ayo dukung prestasi Kopontren Sidogiri dalam mengembangkan branding usahanya yang bernama “Toko Basmalah”. Ayo dukung perjuangan sahabat kita yang sedang ikut mengelola "Koperasi Syariah 212". Tidak perlu ikut-ikut orang lain menggembosi perjuangan itu,” tulisanya.
Lebih jauh dia mengharapkan agar para alumni pondok pesantren bisa menggeser posisi bisnis riba yang marak di Indonesia dengan membangun sebanyak mungkin bisnis bisnis syariah. ”Jika belum ada, ayo dirikan bisnis syariah. Kalau sudah ada, dukunglah keberadaan mereka demi IZZUL ISLAM WAL MUSLIMIN,” tegasnya.

