Fakta Unik Tiga Koperasi Besar di Sidogiri

Mar 10, 2014 - 00:00
 339
Fakta Unik Tiga Koperasi Besar di Sidogiri

Saat ini tiga koperasi besar yang ada di Sidogiri, yaitu Kopontren Sidogiri (berdiri sejak 1961), Koperasi BMT Maslahah Sidogiri (berdiri sejak 1997) dan Koperasi BMT UGT Sidogiri (berdiri sejak 2000) masuk dalam jajaran 100 Koperasi Besar Indonesia sejak 2012, versi versi majalah Peluang. Kopontren Sidogiri berada pada urutan ke-93, Koperasi BMT Maslahah Sidogiri berada pada urutan ke-14 dan Koperasi BMT UGT Sidogiri berada pada urutan ke-3.

Ada tiga fakta unik di balik urutan koperasi di Sidogiri dalam urutan 100 koperasi besar Indonesia tersebut. Pertama, khusus untuk tiga koperasi di Sidogiri, urutannya berbanding terbalik dengan tahun berdirinya. Kopontren Sidogiri pertama kali berdiri berada pada urutan ke-93, Koperasi BMT Maslahah Sidogiri yang berdiri setelah Kopontren Sidogiri berada pada urutan ke-14, sedang Koperasi BMT UGT Sidogiri yang paling terakhir berdiri berada pada urutan ke-3.

Kedua, dalam ranking 100 besar koperasi Indonesia hanya koperasi di Sidogiri yang memiliki kedudukan istimewa dan yang pertama di Indonesia atau bahkan pertama di dunia. Karena tiga koperasi di Sidogiri yang masuk dalam jajaran 100 Besar Koperasi Indonesia itu kantor pusatnya sama-sama berada di desa Sidogiri, hanya beda RT dan RW. Sedangkan koperasi lainnya dari daftar 100 Koperasi Besar Indonesia itu tidak ada dua koperasi yang berada dalam satu kabupaten, umumnya berbeda provinsi.

Ketiga, ketiga koperasi besar yang berada di Sidogiri yang masuk dalam 100 koperasi besar Indonesia itu merupakan koperasi yang dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam dalam bidang ekonomi. Kopontren Sidogiri merupakan Koperasi Serba Usaha (KSU) yang bergerak di bidang ritel, percetakan, layanan jasa komunikasi, produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), toko buku dan kitab, pakaian dan lainnya. Kopontren Sidogiri yang kini mengembangkan brand “Basmalah: Tempat Belanja yang Baik” hanya menjual, memproduksi dan melayani jasa yang sesuai dengan syariah Islam alias dijamin halal.

Sedangkan, Koperasi BMT Maslahah Sidogiri merupakan Koperasi Jasa Keungan Syariah (KJKS) terbesar kedua di Indonesia dan Koperasi BMT UGT Sidogiri merupakan Koperasi Jasa Keungan Syariah (KJKS) terbesar pertama yang oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur akan diajukan dalam “300 Koperasi Besar Dunia”. Tentu saja dalam kegiatan usahanya dua KJKS yang ada di Sidogiri itu tidak menerapkan konsep bunga dalam kegiatannya, melainkan konsep bagi hasil yang sesuai dengan syariah Islam.

Ada fakta unik lainnya yang patut untuk disebutkan, yaitu ketiga koperasi besar di Sidogiri itu merupakan koperasi kaum sarungan. Bila Anda berkunjung ke kantor pusat Kopontren Sidogiri, Koperasi BMT Maslahah Sidogiri ataupun  Koperasi BMT UGT Sidogiri jangan heran bila mulai dari pengurus, pengawas dan karyawannya semuanya mengenakan sarung sebagai pakaian dinasnya. Jangan berharap menemukan pengurus, pengawas dan karyawan yang berdasi, semunya menggunakan pakaian dinas yang sama: SARUNGAN. []

Mokh. Syaiful Bakhri

Foto: Cover buku "100 Koperasi Besar Indonesia". (Istimewa)