PRODUK PEMBIAYAAN

UGT PAT (Pembiayaan Agunan Tunai)

Adalah pembiayaan dengan agunan tunai (cash collateral) yang ada di BMT UGT dan diblokir sampai pembiayaan lunas

Akad Pembiayaan

  1. Akad yang berbasis Bagi Hasil (Mudharabah) atau Murabahah untuk penggunaan modal usaha atau Investasi
  2. Akad yang berbasis Jual beli (Murabahah) untuk penggunaan pengadaan barang
  3. Akad yang berbasis Sewa (Multijasa) untuk penggunaan selain modal usaha atau pengadaan barang

 Manfaat dan Keuntungan

 Pembiayaan langsung cair tanpa disurvey

  1. Bagi Hasil atau Margin atau Ujrah paling murah
  2. Membantu kebutuhan dana bagi anggota tanpa perlu mencairkan dana yang dimiliki
  3. Bebas biaya asuransi dan biaya notaris
  4. Jangka waktu dan sistem angsuran sesuai keinginan anggota

 Ketentuan

 Agunan tunai terblokir sampai dengan pembiayaan dinyatakan lunas.

  1. Tabungan berjangka dan simpanan mudharabah berjangka di BMT UGT hanya bisa dijadikan agunan di kantor yang sama.
  2. Sertifikat simpanan anggota bisa dijadikan agunan di kantor BMT UGT seluruh Indonesia
  3. Agunan tunai milik orang lain, wajib melampirkan surat kuasa, foto copy identitas suami/istri dan ikut tanda tangan di perjanjian pembiayaan.
  4. Maksimum pencairan 90% dari nilai cash collateral yang diagunkan

 Persyaratan Khusus :

 Buku tabungan atau Warkat atau sertifikat yang asli

  1. Harus mengisi dan menanda-tangani formulir pemblokiran tabungan/simpanan dan surat kuasa mencairkan tabungan/ simpanan

UGT GES (Gadai Emas Syariah)

Adalah  Fasilitas pembiayaan dengan agunan berupa emas, ini sebagai alternatif memperoleh uang tunai dengan cepat dan mudah

Akad Pembiayaan:

Akad yang digunakan adalah Akad Rahn Bil Ujrah

Keuntungan dan manfaat

  1. Transaksi sesuai syariah
  2. Gratis biaya taksir dan administrasi
  3. Perhitungan Ujrah harian
  4. Proses cepat dan mudah
  5. Pembiayaan langsung cair tanpa survey
  6. Ujrah lebih murah dan kompetitif

Ketentuan ;

  1. Jangka waktu maksimal 4 bulan dan bisa diperpanjang maksimal 2 kali
  2. Sistem angsuran sesuai kesepakatan
  3. Maksimal pinjaman gadai syariah 10 rekening aktif

Persyaratan Khusus :

  1. Agunan berupa emas.

UGT MUB (Modal Usaha Barokah)

Adalah fasilitas pembiayaan modal kerja bagi anggota yang mempunyai usaha mikro dan kecil

Akad Pembiayaan:

Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis bagi hasil (Mudharabah/Musyarakah) atau jual beli (Murabahah)

Keuntungan dan Manfaat:

  1. Membantu anggota untuk memenuhi kebutuhan modal usaha dengan sistem yang mudah, adil dan maslahah
  2. Anggota bisa sharing risiko dengan BMT sesuai dengan pendapatan riil usaha anggota.
  3. Terbebas dari Riba dan Haram

Ketentuan ;

  1. Jenis pembiayaan adalah pembiayaan modal usaha komersial mikro dan kecil
  2. Jangka waktu pembiayaan maksimal 36 bulan
  3. Sistem angsuran pokok dan laba setiap bulan
  4. Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 500 juta

 Persyaratan Khusus :

  1. Anggota harus membuat laporan penggunaan dana setiap 1 (satu) bulan (khusus untuk akad yang berbasis bagi hasil).
  2. Usaha sudah berjalan minimal 1 tahun.
  3. Menyerahkan laporan perhitungan hasil usaha 3 bulan terakhir.
  4. Menyerahkan Dokumen yang diperlukan:
    • Fotokopi rekening Tabungan 3 bulan terakhir.
    • Fotokopi rekening listrik atau PDAM 3 bulan terakhir.
    • Fotokopi bukti kepemilikan Agunan (SHM/SHGB/BPKB).
    • Fotokopi legalitas Usaha; NPWP,TDP dan SIUP

 

 UGT MTA (Multi Guna Tanpa Agunan)

Adalah Fasilitas pembiayaan tanpa agunan untuk memenuhi kebutuhan anggota.

Akad Pembiayaan ;

Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli (Murabahah) atau berbasis sewa (Ijarah & Kafalah)

Penggunaan:

  1. Modal usaha (Murabahah)
  2. Biaya sekolah/pendidikan (Akad Kafalah)
  3. Biaya rawat inap rumah sakit (Akad Kafalah)
  4. Pembelian perabot rumah tangga (Akad Murabahah)
  5. Pembelian alat-alat elektronik (akad Murabahah)
  6. Melunasi tagihan Hutang (Kafalah)

 Keuntungan dan Manfaat:

  1. Membantu mempermudah anggota memenuhi kebutuhan dana untuk modal usaha dan konsumtif dengan mudah dan cepat
  2. Anggota tidak perlu menyerahkan agunan yang diletakkan di BMT

 Ketentuan :

  1. Jenis pembiayaan adalah pembiayaan modal usaha dan Konsumtif
  2. Jangka waktu pembiayaan maksimal 1 tahun
  3. Sistem angsuran pokok dan laba setiap bulan
  4. Harus aktif menabung setiap hari
  5. Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 1.000.000

Persyaratan Khusus

Fotokopi rekening listrik atau PDAM 3 bulan terakhir.

 

UGT KBB (Kendaraan Bermotor Barokah)

Adalah merupakan fasilitas pembiayaan untuk pembelian kendaraan bermotor.

Akad Pembiayaan:

Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli (Murabahah)

Keuntungan dan Manfaat:

  1. Membantu anggota dalam memiliki kendaraan bermotor dengan mudah dan barokah
  2. Bisa memilih kendaraan sesuai keinginan
  3. Nilai angsuran tetap sampai berakhirnya fasilitas Pembiyaan KBB
  4. Kendaraan di cover asuransi Syariah (Kehilangan dan Kerusakan diatas 75%)
  5. Terbebas dari Riba dan Haram

Ketentuan ;

  1. Jenis pembiayaan adalah pembelian kendaraan berupa Mobil atau motor Baru maupun bekas.
  2. Jangka waktu pembiayaan maksimal 5 tahun (baru) sedangkan kendaraan bekas maksimal 3 tahun
  3. Sistem angsuran pokok dan laba setiap bulan
  4. Umur kendaraan maksimal 10 tahun untuk mobil dan 5 tahun untuk motor pada saat jatuh tempo fasilitas KBB
  5. Pemohon harus mempunyai pekerjaan dan/atau pendapatan yang tetap.
  6. Usia pemohon pada saat pengajuan KBB minimal 18 tahun dan maksimal 55 tahun pada saat jatuh tempo fasilitas KBB.
  7. Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 100 juta untuk kendaraan bekas dan Rp 200 juta untuk kendaraan baru
  8. Uang muka minimal 15%

 Persyaratan Khusus :

  1. Fotokopi rekening Tabungan 3 bulan terakhir.
  2. Slip gaji yang disahkan oleh instansi/perusahaan tempat pemohon bekerja.
  3. Fotokopi rekening listrik atau PDAM 3 bulan terakhir.
  4. Keterangan mengenai kendaraan bermotor yang akan dibeli meliputi jenis kendaraan, tahun pembuatan, fotocopy BPKB,STNK, nama pemilik sebelumnya dan harga kendaraan (untuk kendaraan bekas)

 UGT PBE (Pembelian Barang Elektronik)

Adalah fasilitas pembiayaan yang ditujukan untuk pembelian barang elektronik.

Jenis barang elektonik yang bisa diajukan adalah:

  1. Barang elektronik yang dijual secara legal (Baru atau bekas)
  2. Bergaransi (Pabrik atau Toko)
  3. Barangnya marketable seperti Laptop, Komputer, TV, Audio, Kulkas, dan lain-lain

Akad Pembiayaan:

Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli (Murabahah) atau akad Ijarah Muntahiyah Bittamliik.          

Keuntungan dan Manfaat:

  1. Membantu anggota dalam memiliki barang elektronik dengan mudah dan barokah
  2. Bisa memilih barang elektronik sesuai keinginan
  3. Nilai angsuran tetap sampai berakhirnya fasilitas Pembiayaan
  4. Terbebas dari Riba dan Haram

Ketentuan Umum:

  1. Pemohon harus mempunyai pekerjaan dan/atau pendapatan yang tetap.
  2. Jangka waktu maksimal 12 bulan
  3. Sistem angsuran pokok dan laba setiap bulan
  4. Menyerahkan agunan berupa kendaraan, tanah dan atau bangunan
  5. DP atau uang muka 25% dari ketentuan harga
  6. Usia pemohon pada saat pengajuan minimal 18 tahun dan maksimal 55 tahun pada saat jatuh tempo.
  7. Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 10 juta
  8. Pengajuan dapat dilakukan sendiri-sendiri atau dikoordinir secara kolektif oleh instansi dimana pemohon bekerja.

Persyaratan:

  1. Fotokopi rekening Tabungan 3 bulan terakhir.
  2. Slip gaji yang disahkan oleh instansi/perusahaan tempat pemohon bekerja.
  3. Fotokopi rekening listrik atau PDAM 3 bulan terakhir.
  4. Keterangan mengenai barang elektronik yang akan dibeli meliputi jenis, merk dan spesifikasi yang penting.

UGT PKH (Pembiayaan Kafalah Haji)

UGT PKH adalah fasilitas pembiayaan konsumtif bagi anggota untuk memenuhi kebutuhan kekurangan setoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang ditentukan oleh Kementerian Agama, untuk mendapatkan nomor seat porsi haji.

Akad Pembiayaan :

Akad yang digunakan adalah akad Kafalah bil Ujrah dan Wakalah bil Ujroh

Penggunaan :

  1. Take Over talangan haji dari bank syariah (Kafalah bil Ujroh)
  2. Talangan porsi ke BMT UGT (Kafalah bil Ujrah dan Wakalah bil Ujroh)

Keuntungan dan Manfaat:

  1. Proses lebih cepat dengan persyaratan yang mudah.
  2. Pembayaran angsuran melalui debet rekening secara otomatis atau dapat dilakukan di seluruh Kantor Layanan BMT UGT
  3. Dapat dipenuhinya kebutuhan dana untuk menutupi kekurangan dana sebagai persyaratan dalam memperoleh porsi haji.
  4. Solusi terbaik serta lebih berkah untuk mewujudkan langkah ke Baitullah karena pembiayaan sesuai syariah.
  5. Pembiayaan tanpa agunan.
  6. Jangka waktu sampai 7 (tujuh) tahun.
  7. Proses pendaftaran ke kantor KEMENAG didampingi oleh petugas BMT UGT.

Ketentuan :

  1. Biaya legalisasi surat kuasa pembatalan porsi di Notaris sebesar Rp 100.000,-(tergantung masing2 notaris setempat)
  2.  Sistem Angsuran secara tetap (pokok +  ujrah kafalah) setiap bulan. Atau pokok kafalah secara musiman (panenan) dan Ujrah Kafalah dibayar diawal.

 Persyaratan Khusus:

  1. Telah memiliki rekening Tabungan Haji al-Haromain.
  2. Melampirkan surat kuasa pembatalan porsi haji dan surat kuasa debet rekening tabungan haji di Bank Syariah atas nama CJH

 

 UGT MJB (Multi Jasa Barokah)

UGT MJB adalah fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada  anggota untuk kebutuhan jasa dengan agunan berupa fixed asset atau kendaraan bermotor selama jasa dimaksud tidak bertentangan dengan undang-undang/hukum yang berlaku serta tidak termasuk kategori yang diharamkan Syariah Islam.

Akad Pembiayaan ;

Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli dan sewa (Bai` al Wafa atau Ba`i dan IMBT) atau berbasis sewa (Ijarah atau Rahn Tasjili).

Penggunaan:

  1. Biaya sekolah/pendidikan, Biaya rumah sakit (Rahn Tasjili atau Bai` al Wafa` atau Bai` dan IMBT)
  2. Biaya sewa tempat usaha (Akad Ijarah Paralel)
  3. Biaya resepsi pernikahan atau lainya (Multi Akad Murabahah & Ijarah parallel atau Bai` al Wafa` atau Bai` dan IMBT)
  4. Melunasi tagihan Hutang (Rahn Tasjili, Bai` al Wafa` atau Bai` dan IMBT)

Manfaat:

  1. Membantu mempermudah anggota memenuhi kebutuhan dana konsumtif dengan mudah dan cepat
  2. Akad sesuai syariah dan dijamin halal

Ketentuan :

  1. Jenis pembiayaan adalah pembiayaan Konsumtif
  2. Jangka waktu pembiayaan maksimal 36 bulan
  3. Sistem angsuran pokok dan laba setiap bulan
  4. Plafon pembiayaan mulai diatas Rp 1.000.000 sampai dengan Rp 500.000.000

 Persyaratan Khusus :

  1. Fotokopi rekening Tabungan 3 bulan terakhir.
  2. Fotokopi rekening listrik atau PDAM 3 bulan terakhir.
  3. Fotokopi Agunan (SHM/SHGB/BPKB)

 

 UGT MGB (Multi Griya Barokah)

UGT MGB adalah pembiayaan jangka pendek, menengah, atau panjang untuk membiayai pembelian rumah tinggal (konsumer) atau membangun rumah atau renovasi rumah.

Akad Pembiayaan:

Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli (Murabahah, Bai` Maushuf Fiddhimmah atau Istishna`) atau Multi Akad (Murabahah dan Ijaroh Paralel)

Penggunaan ;  

  1. Pembelian rumah jadi, baru atau bekas (Akad Murabahah)
  2. Pembangunan rumah (Akad Istishna` atau Bai` Maushuf Fiddhimmah
  3. Beli tanah kavling dan bangun rumah (Murabahah dan Istishna`/Bai Maushuf Fiddhimmah)
  4. Beli tanah kavling (Murabahah)
  5. Renovasi rumah (Multi akad Murabahah dan Ijarah paralel)

Manfaat:

  1. Membiayai kebutuhan anggota dalam hal pengadaan rumah tinggal (konsumer), baik baru maupun bekas, membeli rumah jadi atau membangun sendiri.
  2. Membantu anggota yang ingin merenovasi rumah.
  3. Anggota dapat mengangsur pembayarannya dengan jumlah angsuran yang tidak akan berubah selama masa perjanjian.
  4. Proses permohonan yang mudah dan cepat

Ketentuan :

  1. Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 500 juta
  1. Jangka waktu pembiayaan maksimal 10 tahun
  2. Sistem angsuran pokok dan laba setiap bulan
  3. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 55 tahun pada saat jatuh tempo pembiayaan
  4. DP atau uang muka 15%.
  5. Besar angsuran tidak melebihi 40% dari penghasilan bulanan bersih.

Persyaratan Khusus :  

  1. Asli slip Gaji & Surat Keterangan Kerja.
  2. Fotokopi Tabungan 3 bulan terakhir.
  3. Fotokopi NPWP untuk pembiayaan di atas Rp 100 juta.
  4. Fotokopi rekening telepon dan listrik.
  5. Fotokopi SHM/SHGB.
  6. Fotokopi IMB dan Denah Bangunan.

 

UGT MPB (Modal Pertanian Barokah)

UGT MPB adalah fasilitas pembiayaan untuk modal usaha pertanian.

Akad Pembiayaan:

Akad yang digunakan adalah akad yang berbasis jual beli (Murabahah) atau multi akad (Murabahah dan Ijarah parallel atau Bai` al Wafa dan Ijarah)

Penggunaan ;

  1. Pembelian bibit, pupuk dan atu obat-obatan (Akad Murabahah)
  2. Seluruh biaya pertanian yaitu biaya sewa tenaga kerja atau mesin dan pembelian bibit, pupuk dan obat-obatan (Multi akad Murabahah dan Ijarah Paralel atau bai` al Wafa)

Manfaat:

  1. Membantu menanggulangi kesulitan anggota yaitu kebutuhan dana untuk modal pertanian
  1. Anggota bisa mendapatkan kepastian atas penjualan hasil taninya.
  2. Membantu mengembangkan usaha sektor pertanian

Ketentuan :

  1. Jenis pembiayaan adalah pembiayaan modal Usaha pertanian.
  2. Merupakan pertanian produktif
  3. Memiliki pengalaman dan kecakapan
  4. Jangka waktu pembiayaan 6 bulan dan dapat diperpanjang maksimal 2 kali.
  5. Sistem angsuran musiman sesuai jenis pertaniannya
  6. Maksimum plafon pembiayaan sampai dengan Rp 20 juta

Persyaratan Khusus :

  1. Fotokopi rekening telepon dan listrik.
  2. Fotokopi dan asli Sertifikat sawah atau lahan atau BPKB.

Definisi Akad

  1. Akad Mudharabah adalah bentuk kerjasama antara BMT dan anggota dimana BMT (shahibul maal) menyediakan seluruh (100%) modal, sedangkan anggota menjadi pengelola (mudharib) dengan pembagian hasil sesuai kesepakatan.
  2. Akad Musyarakah adalah akad kerja sama usaha patungan antara BMT dan anggota sebagai pemilik modal (syarik/shahibul maal) untuk membiayai suatu jenis usaha yang halal dan produktif dengan pembagian hasil sesuai kesepakatan.
  3. Akad Murabahah adalah akad jual beli antara BMT dan anggota, dimana BMT membeli barang yang dibutuhkan oleh anggota dan menjualnya kepada anggota sebesar harga pokok ditambah dengan keuntungan yang disepakati.
  4. Bai` al Wafa` adalah Suatu akad di mana anggota yang membutuhkan uang menjual barang miliknya dengan kesepakatan kapan ia dapat mengembalikan harga barang tersebut maka ia dapat membeli kembali barang itu. BMT mendapatkan keuntungan dari pendapatan sewa yaitu menyewakan barang tersebut kepada anggota dengan menggunakan akad Ijarah.
  5. Akad Istishna` adalah akad jual beli dalam bentuk pemesanan pembuatan barang tertentu dengan kriteria dan persyaratan tertentu dimana BMT sebagai pemesan/mustashni` dan anggota sebagai pembuat/shani`.
  6. Bai` Maushuf Fiddhimmah adalah akad jual beli barang yang masih dalam tanggungan dengan kriteria yang ditentukan.
  7. Akad Rahn adalah menjadikan materi (barang) sebagai jaminan (agunan) utang, yang dapat dijadikan pembayaran utang apabila anggota yang berhutang tidak bisa membayar hutangnya dan BMT sebagai Murtahin boleh meminta Ujrah/Biaya penitipan Agunan.
  8. Rahn Tasjili adalah akad pemberian pinjaman dari BMT untuk anggota yang disertai dengan penyerahan agunan tetapi agunan tersebut tetap berada dalam pemanfaatan anggota dan bukti kepemilikannya diserahkan kepada BMT.
  9. Ijarah Paralel adalah akad sewa menyewa antara anggota sebagai musta`jir/penyewa dengan  BMT sebagai mu`jir/yang menyewakan atas ma`jur (objek sewa) dimana objek sewa itu milik pihak ketiga, untuk mendapatkan imbalan atas barang/jasa yang disewakannya.
  10. Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) adalah Akad sewa yang diakhiri dengan pemindahan kepemilikan barang;  sejenis perpaduan antara kontrak jual beli dan sewa atau lebih tepatnya akad sewa yang diakhiri dengan kepemilikan barang di tangan Anggota sebagai penyewa.
  11. Kafalah adalah akad dimana BMT sebagai Kafil memberikan jaminan/menanggung hutang/kewajiban  anggota sebagai Makful `anhu kepada pihak ketiga (Makful-lah) dengan dikenakan biaya penjaminan (upah/Ujroh).
  12. Wakalah adalah akad dimana anggota sebagai muwakkil, mewakilkan suatu pekerjaan kepada BMT sebagai wakil, dan BMT mendapatkan upah/ujroh.

Persyaratan Umum Pembiayaan ;

  1. Fotokopi KTP pemohon.
  2. Fotokopi KTP suami/istri/wali
  3. Fotokopi Kartu Keluarga.
  4. Fotokopi Surat Nikah (bila sudah menikah)

 

Nb:

Semua Pembiayaan di Koperasi BMT UGT Nusantara dicover Asuransi jiwa sampai Rp. 150 juta (sesuai ketentuan yang berlaku) dengan tabarru` Asuransi GRATIS.