MARI BANTU ANGGOTA HIDUPKAN USAHANYA

    Mokh Syaiful Bakhri Sabtu,21 Agustus 2021-10:46:30


    Untuk mengurangi angka pembiayaan yang bermasalah atau Non Performing Financing (NPF), berbagai upaya telah dilakukan oleh para pengelola lembaga keuangan yang berbadan hukum koperasi dan menjalankan usaha simpan pinjam pola syariah termasuk Koperasi BMT Nusantara.

    Seperti menyisihkan dana cadangan dari SHU tiap tahunnya, melakukan penyisihan melalui progam Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif yang Wajib Dibentuk (PPAP WD) tiap bulannya dan terus melakukan berbagai upaya penagihan kepada anggota pembiayaan secara berkala.

    Selain berbagai langkah tersebut, sudah saatnya melakukan pendekatan lain untuk menekan angka NPF. Langkah yang dimaksud yaitu membantu Anggota pembiayaan agar usahanya berjalan dengan baik sehingga bisa membayar dan melunasi kewajibannya.

     Apa yang dapat dilakukan oleh lembaga keuangan yang berbadan hukum koperasi untuk membantu usaha Anggotanya? Pada masa PPKM Level 1-4 akibat Covid-19 ini, ikhtiar untuk membantu Anggota pembiayaan sangat penting untuk dilakukan. Terutama karena banyak usaha Anggota pembiayaan yang terdampak sehingga usahanya lesu, sepi bahkan sampai tutup dan merugi.

    Karena itu, lembaga keuangan  yang sudah mapan dan tidak begitu terpengaruh dengan dampak Covid-19 sudah saatnya untuk memberikan perhatian dan menolong usaha Anggota agar tetap bisa hidup dan beroperasi di tengah kelesuan ekonomi akibat Covid-19.

    Salah satu bentuk bantuan yang dapat diberikan yaitu membantu mempromosikan USAHA ANGGOTA sesuai dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh lembaga keuangan mikro syariah. Ada beberapa potensi yang dimiliki untuk membantu usaha milik anggota:

    1. Potensi website yang sudah eksis.sebagaimana website milik Koperasi BMT Nusantara https://www.bmtugtnusantara.co.id// yang sudah dikunjungi oleh 380887 pengunjung sampai dengan 20/08/2021 pukul 10.36 WIB. Di website yang dikelola dapat dibuat fitur baru dengan nama “USAHA ANGGOTA”. Melalui fitur itulah, secara berkala dapat diupload atau ditampilkan usaha yang dimiliki oleh anggota dengan membuat deskripsi usahanya, layanan dan foto usahanya serta no kontak yang bisa dihubungi.
    2. Memanfaatkan kantor-kantor cabang sebagai tempat memajang atau display promosi produk yang dihasilkan oleh Anggota. Seperti kantor-kantor cabang Koperasi BMT Nusantara yang yang tersebar di berbagai tempat di Indonesia. Keberadaan 291 Kantor Cabang Koperasi BMT Nusantara dapat dijadikan sebagai sarana untuk membantu USAHA ANGGOTA dengan menyediakan tempat yang diberi nama POJOK USAHA ANGGOTA. Di tempat tersebut secara berkala dapat dipasang produk yang dihasilkan oleh Anggota.

    Diharapkan dengan ikhtiar tersebut kita dapat membantu mempromosilkan dan memasarkan USAHA ANGGOTA. Dengan cara demikian, akan dapat membantu anggota untuk mengembangkan usahanya sehingga berkembang. Dan pada akhirnya, bila USAHA ANGGOTA berkembang, maka pembiayaannya akan lancar dan tidak bermasalah. Tentu saja, hal ini pada gilirannya akan dapat menekan angka NPF bila USAHA ANGGOTA maju dan berkembang.  

    Foto: PKS Bank Sinarmas Unit Usaha Syariah (BSIM UUS) dengan Koperasi BMT Nusantara untuk layani  Anggota setor dana haji

    Sumber: https://mediaindonesia.com/nusantara/387599/gandeng-koperasi-bmt-ugt-nusantara-bsim-uus-layani-setoran-haji 

    Mokh. Syaiful Bakhri

     

     

     

     


    Tinggalkan komentar:

    Baca Juga

    Peserta Diklat Kemandirian Pesantren Studi Banding ke Kopontren dan UGT

    1 hari yang lalu

    UGT PJE, Alternatif Saat Butuh Dana Tunai Cepat dan Mudah

    2 hari yang lalu

    Usaha Anggota Jual Tanah Kavling

    3 minggu yang lalu

    Pemateri Pelatihan SDI KSPPS-MUI Jatim

    1 bulan yang lalu

    Nabung 10 Ribu Per Hari Dapat 6 Kilo Daging Sapi

    1 bulan yang lalu